Ane mau bagi puisi nih..... Karya seburuk apapun yang memiliki tujuan yang baik harus diberikan apresiasi terbaik. Semoga pun tulisan ini bisa diapresiasi oleh teman-teman pembaca.
Musim Komedi
Senyum dimana-mana
Memenuhi tiap sudut jalanan
Tanda musim itu telah tiba
Musim komedi
Kau rayu aku dengan lembut
Kau manjakan aku dengan tulus
Kau hibur aku
Kau, kau dan mereka...
Tiba-tiba banyak perut gendut merakyat
Tiba-tiba muncul pejuang rakyat
Aku sayang kau
Itu katamu dan mereka
Hoe... kau
Kau yang mengaku merakyat
Kau yang mengaku pejuang
Darimana engkau
Aku telah lama tertindas tanpa pembela
Hancur tulangku terinjak-injak
Anakku mati kelaparan
Sanak saudaraku diperbudak dimana-mana
Sedan engkau dimana
Kulihat enguau sibuk dengan istanamu
Kulihat engkau tertawa
Tanpa terusik
Aku dan mereka
Meraung-raung kelaparan
Keadilan yang telah enggan menatapku
Tak jua menarik lirikmu
Dan kini engkau datang lagi
Seperti kemarin
Dimusim itu
Musim komedi.
#Sekian dan terima kasih sudah berkenan membaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar